Jauh di mata,
paling dekat di hati.
Sejauh apa pun jarak kita sekarang, ada satu hal yang nggak berubah: aku tetap mikirin kamu, jagain kamu dari sini, dan selalu pengen pulang ke kamu.
Ratusan kilometer cuma angka.
Yang penting, arah hati kita tetap sama.
Kalau dihitung pakai kangen, kayaknya angkanya nggak akan muat di halaman ini.
Ada sesuatu yang pengen aku bilang.
Untuk kamu, sayang
Aku tahu LDR nggak selalu gampang. Ada hari ketika kita capek, sibuk, atau cuma pengen duduk berdua tanpa perlu banyak ngomong. Tapi aku mau kamu tahu satu hal: aku nggak menjalani jarak ini sendirian. Aku menjalaninya bareng kamu. Kalau kamu capek, cerita. Kalau kamu kangen, bilang. Aku tetap ada buat kamu.
Hari ini kamu boleh manja.
Nggak harus kuat terus. Ini titipan kecil dari aku, dibaca satu-satu ya.
Beberapa kalimat yang biasanya cuma muter di kepalaku.
Mungkin aku nggak selalu ngomong semuanya, tapi ini beberapa hal yang sering banget kepikiran tentang kamu.
Kalau nanti kamu lupa seberapa disayangnya kamu...
maka anggap halaman terakhir ini sebagai pengingat kecil dari aku buat kamu.
“Sesibuk apa pun hariku di Jakarta, selalu ada bagian dari aku yang tetap pulang ke kamu.”
yang ini dibuka pelan-pelan ya, sayang
“Sesibuk apa pun hariku di Jakarta, selalu ada bagian dari aku yang tetap pulang ke kamu.”